<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Artikel Dunia Kerja</title>
	<atom:link href="http://artikelduniakerja.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan informasi dan artikel di dunia kerja semoga berguna</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Mar 2010 04:21:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='artikelduniakerja.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Artikel Dunia Kerja</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://artikelduniakerja.wordpress.com/osd.xml" title="Artikel Dunia Kerja" />
	<atom:link rel='hub' href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kharisma Bisa Ditumbuhkan</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/kharisma-bisa-ditumbuhkan/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/kharisma-bisa-ditumbuhkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 04:21:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[informasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[profesional kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sukses dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[sukses kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[anak buah]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[Coba perhatikan deh rekan-rekan kerja anda di kantor. Adakah yang wajah dan penampilannya biasa-biasa saja tetapi cukup menyenangkan, baik dilihat maupun diajak bicara? Padahal kalau dilihat-lihat lebih jauh tidak ada sesuatu yang menonjol pada dirinya, semua terlihat biasa-biasa aja. Tapi herannya walau biasa aja ia tetap keliatan menarik. Kenapa ya..? Bisa dipastikan orang tersebut memiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=310&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Coba perhatikan deh rekan-rekan kerja anda di kantor. Adakah yang wajah dan penampilannya biasa-biasa saja tetapi cukup menyenangkan, baik dilihat maupun diajak bicara? Padahal kalau dilihat-lihat lebih jauh tidak ada sesuatu yang menonjol pada dirinya, semua terlihat biasa-biasa aja. Tapi herannya walau biasa aja ia tetap keliatan menarik. Kenapa ya..? Bisa dipastikan orang tersebut memiliki kharisma.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak yang mengatakan bahwa kharisma yang dipancarkan seseorang merupakan &#8216;bawaan&#8217; sejak lahir. Artinya ada yang ditakdirkan memiliki kharisma dan ada yang tidak. Seseorang yang tidak punya kharisma meskipun memiliki wajah yang tampan atau cantik dan punya otak yang cemerlang, tetapi kelihatan kurang menarik. Sepertinya ada sesuatu yang kurang pada dirinya. Tapi kharisma seseorang juga bisa bersifat subyektif atau dipengaruhi <em>like</em> or <em>dislike</em>. Namun, terlepas dari semua itu sebetulnya kharisma bisa dipelajari dan diusahakan. Bagaimana caranya? Bagi yang ingin punya kharisma coba <em>gebet</em> terus deh.<span id="more-310"></span></p>
<p style="text-align:justify;">- Untuk memiliki kharisma, mulailah dari dalam diri sendiri. Benahi dulu perilaku anda sehari-hari. Cobalah untuk menghargai orang lain seperti menghargai diri anda sendiri. Sekalipun anda tergolong orang yang pandai, jangan pernah meremehkan kemampuan orang lain. Dan jangan pernah mencela kekurangan orang lain. Ingat loh, sekalipun anda menganggap diri anda sudah oke, anda juga nggak lepas dari kekurangan.</p>
<p style="text-align:justify;">- Jagalah sikap dan tutur kata anda. Kepada rekan kerja yang lebih tua atau kepada atasan jangan cuma memanggil namanya. Pakailah kata sandang seperti Mas, Mbak, Pak, atau Bu. Kalau anda nekat memanggil namanya seperti dengan teman anda akan dicap &#8216;tidak memiliki tata krama&#8217;. Begitu juga dalam berbicara. Jangan bicara dan bercanda sembarangan kepada bos atau rekan yang tidak begitu dekat dengan anda. Karena selama ini orang yang punya kharisma adalah orang yang pandai menyesuaikan diri plus tahu sopan santun.</p>
<p style="text-align:justify;">- Cobalah untuk tersenyum setiap kali bertemu dengan rekan yang anda kenal. Nggak perlu berlebihan tetapi juga jangan cuma basa-basi. Tersenyumlah dengan tulus. Untuk memulainya, coba deh anda ambil sebuah cermin dan berlatihlah tersenyum hingga anda mendapatkan senyum yang benar-benar <em>patent</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">- Pelajari seni memuji orang dengan tulus. Ingat, orang akan tahu loh mana pujian yang tulus dan mana yang basa-basi. So, kalau memuji cuma untuk mencari perhatian dan topeng pergaulan doang, lebih baik nggak usah deh, daripada anda dianggap muna.</p>
<p style="text-align:justify;">- Belajarlah untuk mengekspresikan empati anda terhadap rekan yang tengah dilanda kesulitan. Jika ia mengadukan keluhannya pada anda dengarkan dengan baik dan ucapkan kata-kata yang bisa menghiburnya.</p>
<p style="text-align:justify;">- Perbaiki penampilan anda. Gunakan pakaian yang sesuai dengan kepribadian dan tidak melanggar batas-batas kesopanan. Jangan gunakan pakaian yang sudah lusuh dan robek, apalagi pakaian ke kantor. Dan sisirlah rambut anda dengan rapih. Bagi wanita berdandanlah sepantasnya. Kemudian mandi dan gosok gigi paling tidak dua hari sekali, karena percuma juga loh kalau penampilan anda oke, sikap anda baik tetapi bau tubuh dan nafas anda nggak enak, wah ya nggak ada yg mau deketin anda dong.</p>
<p style="text-align:justify;">Selebihnya, untuk menambah kharisma diri anda, bekali diri anda dengan pengetahuan dan wawasan yang luas. Jangan ragu untuk menambah keahlian dan ketrampilan dengan mengikuti kursus-kursus. Ikuti berita dan informasi terkini. Sehingga paling tidak, kalau diajak <em>ngobrol</em> dengan rekan kantor, anda nggak akan dianggap si lemot. Nah, udah siap kan jadi orang yang berkharisma? Jadi, sekarang siap-siap aja deh menebar pesona di kantor&#8230;!</p>
<br />Filed under: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-pekerjaan/'>artikel pekerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/dunia-kerja/'>dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/informasi-kerja/'>informasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/karyawan/'>Karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/kerja-dikantor/'>kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/lingkungan-kerja/'>Lingkungan Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesional-kerja/'>profesional kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-dikantor/'>sukses dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-kerja/'>sukses kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-dan-trik-kerja/'>tips dan trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-karyawan/'>tips karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-kerja/'>trik kerja</a> Tagged: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/anak-buah/'>anak buah</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-kerja/'>motivasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/trik-dunia-kerja/'>trik dunia kerja</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/310/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/310/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/310/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=310&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/kharisma-bisa-ditumbuhkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sampaikan Masalah pada Atasan</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/sampaikan-masalah-pada-atasan/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/sampaikan-masalah-pada-atasan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 04:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[informasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[kerja tim]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[masalah dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[masalah kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[profesi kerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[profesional kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sukses dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[trik dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[etika kerja]]></category>
		<category><![CDATA[konflik internal]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[masalah kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[solusi dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda pernah punya masalah seputar pekerjaan yang membuat anda pusing tujuh keliling di kantor. Mau menyelesaikan sendiri anda bingung tapi mau ngomong sama bos juga nggak &#8216;enak body&#8217;. Akibatnya anda semakin bete dengan pekerjaan anda. Padahal, menurut pakar karir jika anda menghadapi masalah pekerjaan, apalagi yang berat, jangan tunda-tunda untuk menyampaikannya pada bos. Semakin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=308&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Mungkin anda pernah punya masalah seputar pekerjaan yang membuat anda pusing tujuh keliling di kantor. Mau menyelesaikan sendiri anda bingung tapi mau ngomong sama bos juga nggak &#8216;enak body&#8217;. Akibatnya anda semakin bete dengan pekerjaan anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal, menurut pakar karir jika anda menghadapi masalah pekerjaan, apalagi yang berat, jangan tunda-tunda untuk menyampaikannya pada bos. Semakin lama anda mengungkapkannya, semakin berat pula masalah anda. Kecuali jika anda yakin dapat menyelesaikannya seorang diri. Dengan menyampaikan pada bos, paling tidak ia bisa segera memikirkan solusi bersama. Sehingga anda akan terhindar dari situasi yang lebih buruk.<span id="more-308"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi tentu saja anda tidak bisa asal menyampaikannya. Sampaikan masalah tersebut saat bos dalam keadaan rileks. Selain itu sampaikan masalah dengan netral. Jangan dengan ekspresi tegang apalagi stres berat. Jangan menambah-nambahkan masalah dengan keterangan yang berlebihan. Hal ini akan membuat persoalan lebih buruk. Sebelum menyampaikan masalah, persiapkan fakta-fakta yang singkat namun akurat. Kemudian sampaikan masalah tersebut dengan lugas dan asertif.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat menyampaikan masalah, sebaiknya anda jangan hanya bertindak sebagai pelapor, tetapi anda harus mencoba menawarkan solusi juga. Walaupun solusi anda tidak dipakai, tapi paling tidak anda sudah mencoba memberikan jalan keluar. Jadi tidak terkesan anda cuma bisa melempar masalah. Tapi ingat loh, di samping menyampikan masalah, ada baiknya anda juga menyampaikan kabar baik. Misalnya tentang target yang telah anda capai.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, anda yang punya masalah di kantor jangan terlalu lama memendam sendiri. Cobalah bertemu atasan dan bicarakan masalah anda..!</p>
<br />Filed under: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-pekerjaan/'>artikel pekerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/dunia-kerja/'>dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/hubungan-dikantor/'>hubungan dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/informasi-kerja/'>informasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/karyawan/'>Karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/kerja-dikantor/'>kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/kerja-tim/'>kerja tim</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/lingkungan-kerja/'>Lingkungan Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/masalah-dikantor/'>masalah dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/masalah-kantor/'>masalah kantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesi-kerjaan/'>profesi kerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesional-kerja/'>profesional kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-dikantor/'>sukses dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-dan-trik-kerja/'>tips dan trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-karyawan/'>tips karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja-dikantor/'>tips kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-dikantor/'>trik dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-kerja/'>trik kerja</a> Tagged: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/etika-kerja/'>etika kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/konflik-internal/'>konflik internal</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/kualitas-kerja/'>kualitas kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/lingkungan-kerja/'>Lingkungan Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/masalah-kerja/'>masalah kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-karyawan/'>motivasi karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-kerja/'>motivasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/sikap-kerja/'>sikap kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/solusi-dunia-kerja/'>solusi dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/trik-dunia-kerja/'>trik dunia kerja</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/308/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/308/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/308/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=308&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/sampaikan-masalah-pada-atasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jumpa Pertama yang Mengesankan</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/jumpa-pertama-yang-mengesankan/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/jumpa-pertama-yang-mengesankan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 04:12:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[masalah dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[masalah kantor]]></category>
		<category><![CDATA[menghadapi teman kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[profesional kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sukses dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[sukses kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[trik dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita dan Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[etika kerja]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan baru]]></category>
		<category><![CDATA[kerja tim]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[solusi dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[“Kesan pertama begitu menggoda”. Masih ingat kan jargon iklan parfum lelaki ini beberapa waktu lalu? Jargon iklan tersebut memang benar adanya. Karena kesan pertama yang menarik memang penting untuk membangun hubungan dengan orang lain yang baru anda temui. Terlebih dalam hubungan bisnis. Jumpa pertama yang mengesankan akan memudahkan jalan anda untuk meraih keuntungan. Jika kesan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=305&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em> “Kesan pertama begitu menggoda”</em>. Masih ingat kan jargon iklan parfum lelaki ini beberapa waktu lalu? Jargon iklan tersebut memang benar adanya. Karena kesan pertama yang menarik memang penting untuk membangun hubungan dengan orang lain yang baru anda temui. Terlebih dalam hubungan bisnis. Jumpa pertama yang mengesankan akan memudahkan jalan anda untuk meraih keuntungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kesan pertama udah nggak oke, tipis kemungkinan hubungan bisnis akan berlanjut ke arah yang lebih menguntungkan. Karena itu ada beberapa aturan dalam memulai hubungan bisnis. Pada intinya semua aturan ini membimbing anda untuk menjadi orang yang mengesankan pada perjumpaan pertama. Kita intip aturannya yuk:<span id="more-305"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Busana</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berpakaian dengan baik merupakan kunci pertama untuk menjadi orang yang mengesankan. Meski belakangan ini selera berpakaian pelaku bisnis sudah mulai bergeser ke gaya casual, namun anda tetap perlu mempertimbangkan pilihan busana yang akan anda gunakan. Pilihlah busana yang pantas dengan waktu dan tempat dimana anda akan menemui seseorang atau menghadiri acara tertentu. Pastikan bahwa busana yang anda pilih dalam keadaan bersih, rapih, dan sesuai dengan pribadi anda.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Pembicaraan</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Gunakan tata bahasa yang baik ketika berbicara. Hindari berbicara dengan bahasa preman. Bahasa preman yang kelewat gaul menimbulkan kesan pertama yang kurang baik. Jangan menggunakan kata ‘elu gue’ kepada orang yang baru anda kenal. Kemudian fokuskan pembicaraan dengan suara yang jelas. Berbasa-basi boleh aja asal jangan kebanyakan. Sesuaikan pembicaraan dengan maksud pertemuan. Jangan biarkan pembicaraan anda <em>ngelantur</em> kesana kemari. Hindari juga pembicaraan sensitif yang berbau sara, politik, dsb.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Jadi pendengar yang baik</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Selain berbicara dengan baik, anda juga dituntut untuk bisa menjadi pendengar yang baik. Saat ia bicara, pastikan anda memahami apa yang dikatakannya. Jangan ragu untuk memberi tanggapan seputar pembicaraannya. Tetapi jangan menyela pembicaraannya saat ia tengah berbicara dengan semangat. Gunakan waktu yang tepat untuk menanggapi pembicaraannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Bahasa tubuh</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Bahasa tubuh yang baik menunjang kesuksesan anda. Antara lain lakukan kontak mata dengan lawan bicara. Kontak mata yang terfokus mengesankan bahwa anda ‘care’ terhadap lawan bicara. Jangan terlalu sering mengalihkan pandangan mata kesana kemari. Ini menandakan anda sedang gelisah dan tidak tertarik pada pembicaraannya. Jangan bertopang dagu dan jangan terlalu sering menggerakkan tangan. Gerakkan tangan yang anda lakukan hanya untuk memperjelas ucapan anda. Jika bicara dalam posisi duduk, duduklah dengan nyaman tetapi jangan kelewat santai dengan bersandar kursi hingga terlihat setengah tidur. Duduklah dengan punggung yang tegak, tetapi tidak kaku.</p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Sebut namanya</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau bisa, sebut nama relasi baru anda sesering mungkin. Dengan menyebut namanya pada pertemuan pertama, menunjukkan bahwa anda menghargai dan tidak melupakan namanya. Cara ini membantu anda untuk melakukan pendekatan pribadi dengannya. Lagipula dengan menyebut namanya pada setiap pembicaraan, menunjukkan bahwa anda menaruh perhatian pada pertemuan ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Tersenyum</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sesekali tersenyumlah agar wajah anda tidak tegang. Tapi jangan tersenyum terlalu lebar. Dengan senyum selain anda akan lebih enak dipandang, anda pun akan lebih rileks berbicara.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Jabat tangan</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Di awal dan di akhir pertemuan ulurkan jabatan tangan yang paling hangat. Jangan terlalu kuat atau terlalu lemah. Berikanlah kesan terbaik saat anda baru bertemu dan saat ingin berpisah dengannya.</p>
<p>Kesan pertama yang baik di awal pertemuan akan memuluskan pertemuan berikutnya.</p>
<br />Filed under: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-pekerjaan/'>artikel pekerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/dunia-kerja/'>dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/hubungan-dikantor/'>hubungan dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/karyawan/'>Karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/kerja-dikantor/'>kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/lingkungan-kerja/'>Lingkungan Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/marketing/'>Marketing</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/masalah-dikantor/'>masalah dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/masalah-kantor/'>masalah kantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/menghadapi-teman-kerja/'>menghadapi teman kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesional-kerja/'>profesional kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-dikantor/'>sukses dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-kerja/'>sukses kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-dan-trik-kerja/'>tips dan trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-karyawan/'>tips karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja-dikantor/'>tips kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-dikantor/'>trik dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-kerja/'>trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/wanita-dan-pekerjaan/'>Wanita dan Pekerjaan</a> Tagged: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/etika-kerja/'>etika kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/karyawan-baru/'>karyawan baru</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/kerja-tim/'>kerja tim</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/kualitas-kerja/'>kualitas kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-kerja/'>motivasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/sikap-kerja/'>sikap kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/solusi-dunia-kerja/'>solusi dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/trik-dunia-kerja/'>trik dunia kerja</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/305/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/305/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/305/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=305&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/jumpa-pertama-yang-mengesankan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghadapi Rekan Sok Tahu</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/menghadapi-rekan-sok-tahu/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/menghadapi-rekan-sok-tahu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 04:07:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[kerja tim]]></category>
		<category><![CDATA[menghadapi teman kerja]]></category>
		<category><![CDATA[persaingan dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[profesi kerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[profesional kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sukses dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[sukses kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[trik dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sdm]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara dengan rekan kerja yang wawasannya luas emang asyik. Kita bisa ngobrolin apa aja sekaligus bisa bertanya hal-hal yang nggak kita tahu. Tapi gimana kalo bicara dengan rekan yang sok tahu? Biasanya orang yang sok tahu gemar sekali berbicara. Dalam setiap pembicaraan dengan siapapun ia hampir selalu mendominasi. Dan parahnya banyak juga isi pembicaraannya yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=303&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Berbicara dengan rekan kerja yang wawasannya luas emang asyik. Kita bisa ngobrolin apa aja sekaligus bisa bertanya hal-hal yang nggak kita tahu. Tapi gimana kalo bicara dengan rekan yang sok tahu? Biasanya orang yang sok tahu gemar sekali berbicara. Dalam setiap pembicaraan dengan siapapun ia hampir selalu mendominasi. Dan parahnya banyak juga isi pembicaraannya yang <em>ngelantur</em> alias salah.</p>
<p style="text-align:justify;">Biasanya pendengarnya lama-lama akan merasa gerah dan nggak betah mendengarkan obrolannya. Paling tidak, anda juga akan gemas mendengar obrolannya, sementara anda tahu apa yang diucapkannya bukanlah informasi yang benar. Dan ujung-ujungnya anda mau meralat ucapannya bahwa itu nggak bener. Tapi sebelum anda menyangkal ucapannya, perlu anda ketahui, tak ada satu orang pun di dunia ini yang suka disalahkan. Sekalipun orang itu sadar bahwa dirinya salah.<span id="more-303"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Makanya jika anda ingin meralat atau membenarkan ucapan seseorang ada cara tersendiri. Anda tidak bisa memvonisnya dengan mengatakan, &#8220;Kamu salah..!&#8221;. Anda harus bisa berkompromi dengan situasi dan kondisi yang ada. Jika masalahnya cukup sepele, anda tidak perlu ngotot menjadi si juru benar. Dalam obrolan yang ringan, anda tidak usah menampakkan wajah serius untuk meralat ucapannya. Berikut ini tips meralat ucapan yang salah:</p>
<p style="text-align:justify;">- Jika rekan anda mengucapkan informasi yang salah, jangan langsung menyalahkannya. Tarik nafas sejenak. Biarkan rekan anda selesai bicara. Nah jika anda ingin meluruskan, mulailah dengan ucapan,..&#8221;Setahu saya begini&#8230;&#8221;. Kalimat ini mengesankan anda tidak berlagak seperti orang yang paling tahu. Berbeda jika anda mengucapkan, &#8220;Kamu salah besar, seharusnya begini&#8230;&#8221;. Kalimat ini menandakan anda orang yang tidak luwes dan tidak kompromis menghadapi suatu kondisi.</p>
<p style="text-align:justify;">- Jika ia berulang kali mengucapkan informasi yang salah, cukup tiga kali anda meralatnya. Lebih dari itu, anda akan dicap sebagai orang sok sempurna dan tidak bisa menerima kekurangan orang lain. Batasi sikap menyalahkan anda. Selebihnya, lupakan saja obrolannya. Nggak perlu diresapi apalagi diambil hati.</p>
<p style="text-align:justify;">- Bersikaplah rileks setiap rekan anda itu ngajak ngobrol. Jangan menampakkan wajah tidak suka dan antipati. Jika anda selalu tampil sebagai juru benar di hadapannya, obrolanpun menjadi tegang dan sama sekali tidak menyenangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">- Jika anda sudah nggak tahan dengan obrolannya yang konyol dan banyak kebodohan yang ditampilkannya, nggak perlu sewot. Sudahi obrolan dengan mengambil sikap yang paling natural. Misalnya dengan mengatakan anda ada kerjaan, pengin ke kamar kecil, dll.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada intinya kepandaian anda menghadapi setiap orang dengan karakter yang berbeda, merupakan modal bagi anda untuk merentangkan networking dan memperluas pergaulan. Kondisi ini jelas akan menguntungkan anda. Bukankah untuk sukses dalam karir juga dibutuhkan keluwesan bergaul..? Termasuk di dalamnya bisa menghadapi orang yang paling sok tahu sekalipun.</p>
<br />Filed under: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-pekerjaan/'>artikel pekerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/dunia-kerja/'>dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/karyawan/'>Karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/kerja-dikantor/'>kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/kerja-tim/'>kerja tim</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/menghadapi-teman-kerja/'>menghadapi teman kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/persaingan-dikantor/'>persaingan dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesi-kerjaan/'>profesi kerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesional-kerja/'>profesional kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-dikantor/'>sukses dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-kerja/'>sukses kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-dan-trik-kerja/'>tips dan trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-karyawan/'>tips karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja-dikantor/'>tips kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-dikantor/'>trik dikantor</a> Tagged: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/kerja-tim/'>kerja tim</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/kualitas-kerja/'>kualitas kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/lingkungan-kerja/'>Lingkungan Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-karyawan/'>motivasi karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-kerja/'>motivasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/sdm/'>sdm</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/sikap-kerja/'>sikap kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/trik-dunia-kerja/'>trik dunia kerja</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/303/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/303/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/303/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=303&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/menghadapi-rekan-sok-tahu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Berbusana dan Bidang Kerja</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/cara-berbusana-dan-bidang-kerja/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/cara-berbusana-dan-bidang-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 04:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[masaah kerja]]></category>
		<category><![CDATA[menghadapi teman kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[profesi kerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[profesional kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sukses dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[sukses kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[trik dikantor]]></category>
		<category><![CDATA[trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita dan Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[etika kerja]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan baru]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[masalah dalam dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[masalah dalam pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[masalah kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[solusi dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik berbusana]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[“Pake baju apa hari ini ya..?” Mungkin anda pernah bertanya-tanya seperti ini setiap kali membuka lemari pakaian saat ingin berangkat kerja. Kebingungan macam ini memang wajar bagi karyawan di suatu kantor yang tidak memberlakukan seragam. Tapi sebenarnya anda nggak perlu bingung, dalam menentukan busana kerja anda cukup menyesuaikannya dengan jenis dan budaya perusahaan serta pekerjaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=301&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">“Pake baju apa hari ini ya..?” Mungkin anda pernah bertanya-tanya seperti ini setiap kali membuka lemari pakaian saat ingin berangkat kerja. Kebingungan macam ini memang wajar bagi karyawan di suatu kantor yang tidak memberlakukan seragam. Tapi sebenarnya anda nggak perlu bingung, dalam menentukan busana kerja anda cukup menyesuaikannya dengan jenis dan budaya perusahaan serta pekerjaan anda sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena tentu gaya berbusana karyawan bank berbeda dengan karyawan di bidang pers, biro iklan, atau pekerja seni lainnya. Dalam berbusana formil, karyawan karyawati sebuah bank seringkali dijadikan <em>trendsetter</em>. Maklum, mereka memang selalu dituntut tampil rapih, bersih, dan wangi. Terutama karyawan bank yang berada di garis depan seperti <em>customer service</em> atau <em>teller</em>. Karena mereka ini menjadi ujung tombak sebuah bank dalam menawarkan produk dan berhadapan langsung dengan <em>customer</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, jenis dan budaya perusahaan mempengaruhi cara dan gaya berbusana karyawannya. Bagi para pekerja kreatif seperti iklan, pers, misalnya wartawan, fotografer, copy writer, designer grafis, dan para pekerja seni gaya berbusana mereka terkesan lebih casual. Karena dalam bekerja selain mereka memang dituntut untuk lebih kreatif, kadang mereka pun dituntut untuk lebih aktif secara fisik. Jadi harap dimaklumi kalau mereka merasa ‘gerah’ memakai busana formil.<span id="more-301"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Busana casual umumnya terdiri dari <em>t-shirt</em>, vest, cardigan, kemeja flanel, celana panjang bahan maupun jeans. Untuk sepatu, pria dan wanita bahkan bisa memakai sepatu kets. Perusahaan yang tidak memberlakukan seragam bagi karyawannya, memang membebaskan karyawannya dalam berbusana. Baik pria maupun wanita bebas memakai busana casual sesuai seleranya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan untuk pekerja kreatif di biro iklan, penampilan berbusananya cenderung lebih funky dan modis mengikuti perkembangan mode mutakhir. Hal ini sah-sah saja, sepanjang perusahaan tidak menerapkan peraturan berbusana yang ketat. Bagi perusahaan semacam ini, biasanya yang penting karyawan bisa menghasilkan karya terbaik, terlepas dari baik tidaknya cara berbusananya.</p>
<p style="text-align:justify;">Busana bergaya casual diyakini dapat memberi kenyamanan dan keleluasaan bagi mereka ketimbang busana resmi. Tapi karyawan di bidang lain yang lebih banyak bekerja di lapangan seperti bidang produksi atau quality control, juga banyak yang memilih busana casual. Karena pekerjaan mereka relatif menuntut mereka lebih banyak bergerak.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun karyawan yang sering bertemu klien, presentasi atau meeting di kantor lain, atau menawarkan produk, sebaiknya memilih busana resmi untuk kegiatannya sehari-hari. Mereka yang memiliki lingkup kerja seperti ini misalnya tenaga pemasaran atau marketing, account executive, dan public relation. Saat bertemu klien bisa dibilang mereka merupakan wakil dari perusahaan. Sehingga mereka dituntut untuk selalu tampil rapih dan menarik sekaligus resmi. Ingat, orang seringkali menilai seseorang dari apa yang terlihat pertama kali yaitu penampilan.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka yang sering tampil resmi biasanya memiliki three peaces yang terdiri dari jas, kemeja plus dasi dan celana panjang. Ini berlaku bagi pria. Sedangkan bagi wanita, busana resmi terdiri dari blazer, blus, dan rok/celana panjang bahan. Menurut pakar penampilan, meski anda terbiasa bekerja dengan busana casual, anda tetap harus memiliki pakaian resmi. Paling tidak anda tidak akan kebingungan jika harus menghadiri acara-acara resmi.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, biar anda nggak bingung berbusana setiap akan pergi ke kantor, anda harus pandai memadu padankan (mix and match) busana yang anda miliki. Siapkan busana yang akan dipakai esok pagi sejak malam hari. Paling nggak, busana yang sudah dikenakan kemarin jangan dipakai lagi hari ini. Karena selain orang tau anda nggak ganti baju, baju yang dipakai dua hari berturut-turut akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Ingat, kebersihan dalam berbusana memang harus anda jaga.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlu anda catat, penampilan memang penting tetapi bukanlah hal yang utama. So, biarpun penampilan anda sudah keren, anda harus mengimbanginya dengan pengetahuan dan wawasan yang luas. Karena nggak asyik banget kan kalau penampilan udah oke tapi otak kopong..?</p>
<br />Filed under: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/dunia-kerja/'>dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/hubungan-dikantor/'>hubungan dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/karyawan/'>Karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/kerja-dikantor/'>kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/lingkungan-kerja/'>Lingkungan Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/marketing/'>Marketing</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/masaah-kerja/'>masaah kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/menghadapi-teman-kerja/'>menghadapi teman kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesi-kerjaan/'>profesi kerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesional-kerja/'>profesional kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-dikantor/'>sukses dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-kerja/'>sukses kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-dan-trik-kerja/'>tips dan trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja-dikantor/'>tips kerja dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-dikantor/'>trik dikantor</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/trik-kerja/'>trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/wanita-dan-pekerjaan/'>Wanita dan Pekerjaan</a> Tagged: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/etika-kerja/'>etika kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/hubungan-kerja/'>hubungan kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/karyawan-baru/'>karyawan baru</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/kualitas-kerja/'>kualitas kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/lingkungan-kerja/'>Lingkungan Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/masalah-dalam-dunia-kerja/'>masalah dalam dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/masalah-dalam-pekerjaan/'>masalah dalam pekerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/masalah-kerja/'>masalah kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-kerja/'>motivasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/seleksi-karyawan/'>seleksi karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/sikap-kerja/'>sikap kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/solusi-dunia-kerja/'>solusi dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/trik-berbusana/'>trik berbusana</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/trik-dunia-kerja/'>trik dunia kerja</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/301/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/301/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/301/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=301&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/cara-berbusana-dan-bidang-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sukses Walk-in Interview</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/sukses-walk-in-interview/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/sukses-walk-in-interview/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 03:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[informasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[profesi kerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[etika kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=299</guid>
		<description><![CDATA[langsung atau walk-in interview. Jika anda tertarik dengan lowongan tersebut, anda bisa segera menyiapkan surat lamaran dan CV kemudian anda datang langsung ke perusahaan yang bersangkutan. Biasanya perusahaan yang memberlakukan walk-in interview langsung mewawancara atau memberikan serangkaian test pada para kandidat yang datang. Lalu, sebenarnya gimana sih biar walk-in interview berlangsung sukses? Nah, di bawah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=299&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">langsung atau walk-in interview. Jika anda tertarik dengan lowongan tersebut, anda bisa segera menyiapkan surat lamaran dan CV kemudian anda datang langsung ke perusahaan yang bersangkutan.<br />
Biasanya perusahaan yang memberlakukan walk-in interview langsung mewawancara atau memberikan serangkaian test pada para kandidat yang datang. Lalu, sebenarnya gimana sih biar walk-in interview berlangsung sukses? Nah, di bawah ini tips singkat biar sukses walk in interview:</p>
<p style="text-align:justify;">Pada intinya menjalani wawancara langsung (walk-in interview) sama saja dengan wawancara biasa. Hanya saja anda dituntut untuk lebih sigap dan siap karena anda langsung berhadapan dengan pewawancara saat melamar. Namun, sebelum anda memutuskan datang walk-in interview, anda perlu meneliti iklan lowongan kerja yang anda baca. Apakah bidang kerja dan posisi yang ditawarkan sesuai dengan anda. Jangan sampai jauh-jauh datang wawancara nggak taunya jenis pekerjaan yang ditawarkan nggak sesuai. Percuma banget kan?</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah anda yakin bahwa lowongan tersebut memang yang anda cari, buatlah resume dan CV yang baik dan lengkap. Kemudian persiapkan diri anda untuk datang langsung wawancara. Sebelumnya, pahami dulu lingkup kerja yang ditawarkan. Paling tidak, anda bisa prepare jika ada pertanyaan seputar lingkup kerja saat wawancara. Kemudian pilihlah busana yang paling sesuai dan sopan. Jangan lupa perhatikan penampilan anda keseluruhan di cermin. Pastikan bahwa penampilan anda rapih, bersih dan layak untuk menghadiri wawancara, dari ujung rambut sampai ujung kaki.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-299"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian bawalah alat tulis dan note book, siapa tau diperlukan saat wawancara. Karena nggak lucu kan saat anda butuh alat tulis anda mesti meminjam pada di pewawancara? Usahakan sebelum berangkat, anda sarapan atau makan terlebih dulu. Karena perut lapar membuat anda sulit konsentrasi. Konsumsilah makanan yang bergizi secukupnya. Jangan terlalu kenyang, nanti anda malah ngantuk.</p>
<p style="text-align:justify;">Ingat loh, jangan sampai telat dari waktu yang ditentukan. Lebih baik dateng lebih awal sedikit daripada terlambat kan? Soalnya anda jadi lebih banyak waktu untuk menenangkan diri dan mempersiapkan segala sesuatunya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat tiba waktu interview, tampilkan wajah yang cerah, ceria dan optimis. Jangan sekalipun anda menampakkan wajah kusam dan sendu. Karena tidak ada satu perusahaan pun yang mau mempekerjakan orang yang kelihatannya gampang putus asa. Saat berjumpa dengan pewawancara jabatlah tangannya dengan mantap (jangan terlalu lemah atau terlalu keras).</p>
<p style="text-align:justify;">Saat wawancara berlangsung, pastikan anda memahami semua pertanyaan yang diajukan. Jawablah setiap pertanyaan dengan percaya diri, optimis, jujur dan bersahabat tapi jangan berlebihan. Jangan ragu-ragu menjawab jika anda diminta untuk memberi penjelasan lebih rinci. Begitu juga saat pewawancara mempersilahkan anda untuk bertanya, jangan ragu menanyakan hal-hal yang belum jelas.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan takut untuk menanyakan kapan hasil interview akan dikabarkan. Selesai wawancara, jangan lupa ucapkan terima kasih dan berikan jabat tangan anda yang paling hangat. Beri kesan positif saat anda meninggalkan ruang wawancara.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika dalam waktu dua minggu anda tidak mendapat kabar apapun, hubungi pewawancara via telepon dan tanyakan bagaimana hasil anda. Jika ternyata anda tak lolos seleksi wawancara, tak perlu sedih. Carilah kesempatan lain yang lebih baik. Anda justru bisa belajar dari kegagalan anda. Semoga sukses..!</p>
<br />Filed under: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-dunia-kerja/'>artikel dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/dunia-kerja/'>dunia kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/informasi-kerja/'>informasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/karyawan/'>Karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/marketing/'>Marketing</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/profesi-kerjaan/'>profesi kerjaan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/sukses-kerja/'>sukses kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-dan-trik-kerja/'>tips dan trik kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-karyawan/'>tips karyawan</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/category/tips-kerja/'>tips kerja</a> Tagged: <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/artikel-kerja/'>artikel kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/etika-kerja/'>etika kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/kualitas-kerja/'>kualitas kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/motivasi-kerja/'>motivasi kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/prestasi-kerja/'>Prestasi Kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/sikap-kerja/'>sikap kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/tips-kerja/'>tips kerja</a>, <a href='http://artikelduniakerja.wordpress.com/tag/trik-dunia-kerja/'>trik dunia kerja</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/299/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/299/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/299/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=299&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2010/03/05/sukses-walk-in-interview/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saatnya Mendongkrak Karir!</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/saatnya-mendongkrak-karir/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/saatnya-mendongkrak-karir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 19:34:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[etika kerja]]></category>
		<category><![CDATA[hubungan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[Siapapun anda, pasti ingin mencapai karir yang mapan. Posisi dan jabatan yang strategis, gaji dan fasilitas bagus dan sejumlah kompensasi lainnya merupakan idaman setiap karyawan manapun. Tapi bagaimana kalau karir anda mentok? Sementara anda merasa sudah bekerja maksimal, disiplin dan selalu menuruti perintah bos. Pasti dalam hati anda bertanya-tanya sendiri. Apa yang salah? Jika anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=295&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Siapapun anda, pasti ingin mencapai karir yang mapan. Posisi dan jabatan yang strategis, gaji dan fasilitas bagus dan sejumlah kompensasi lainnya merupakan idaman setiap karyawan manapun. Tapi bagaimana kalau karir anda mentok? Sementara anda merasa sudah bekerja maksimal, disiplin dan selalu menuruti perintah bos. Pasti dalam hati anda bertanya-tanya sendiri. Apa yang salah?</p>
<p style="text-align:justify;">Jika anda merasakan hal demikian, coba deh jangan diem dan pasrah aja. Soalnya, kalau cuma diem, nggak akan ada perubahan berarti dalam karir anda. Karir mandeg, gaji pun segitu-gitu aja. Anda nggak mau kan mengalami nasib demikian? Lebih baik intip cara untuk mendongkrak karir anda berikut ini:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Sosialisasi dengan karyawan divisi lain</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sosialisasi antar karyawan diyakini akan membantu perkembangan karir anda. Semakin banyak orang mengenal anda dan anda mengenal mereka, semakin besar pula kemungkinan anda untuk sukses di karir. Karena semakin banyak orang yang mengenal anda, semakin banyak pula orang yang mengetahui kemampuan anda. Dan ini membuka peluang dan kesempatan bagi anda untuk mendapatkan rekomendasi dan promosi jabatan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;"><span id="more-295"></span>Bina hubungan baik dengan atasan</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anda tidak bisa mengelak untuk berhubungan baik dengan bos. Karena bagaimanapun, bos atau atasan memiliki otoritas terhadap kelanjutan karir anda. Jika hubungan anda dengan bos kurang harmonis, bisa jadi karir anda akan terganjal. Bukankah untuk mendapatkan promosi anda harus melewati rekomendasi atasan anda? So, ciptakan hubungan yang paling harmonis dengan si bos. Bukan hanya dengan selalu menuruti perintahnya aja tetapi juga dengan menciptakan komunikasi yang baik.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Fokuskan keahlian anda</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Anda tidak perlu menonjolkan eksistensi diri di berbagai bidang untuk mendapatkan perhatian lebih dari si bos. Sebaiknya, cukup fokuskan kemahiran anda di satu bidang yang memang sudah seharusnya anda kuasai. Dengan cara ini, sangat mudah bagi atasan untuk menilai performa kerja anda yang tampak menonjol.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Pelajari teknologi</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mendongkrak karir anda, anda tidak bisa menghindari kemajuan teknologi. Karena tak dapat dipungkiri kemajuan teknologi sangat membantu dan memperlancar tugas-tugas anda setiap hari. Misalnya penggunaan komputer, internet, mesin fax, foto copy, dll. So, sekalipun anda tidak tertarik dengan teknologi, pelajarilah teknologi. Paling tidak anda memahami dan menguasai teknologi yang berkaitan pekerjaan anda. Lagipula anda nggak mau terlihat primitif hanya karena masih berkutat dengan alat-alat yang bersifat manual kan?</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Bergabung dengan organisasi di luar kantor</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Membina hubungan dengan suatu organisasi profesi bisa jadi salah satu lompatan menuju sukses. Bayangkan jika organisasi ini dikenal juga oleh direksi perusahaan tempat anda bekerja, dan anda mendapat kesempatan untuk tampil sebagai pembicara di sebuah seminar yang diselenggarakannya. Tentu anda akan mendapat point tersendiri di mata perusahaan. Sehingga hal ini membuka jalan bagi kesuksesan karir anda bukan?</p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Berani mencoba tantangan</span></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jangan menolak jika anda ditawari menangani proyek yang tergolong &#8216;berat&#8217;. Ini merupakan kesempatan anda untuk unjuk gigi. Di saat rekan lain ciut, anda harus berani melakukan gebrakan. Tapi tentu saja jangan cuma bisa sesumbar, persiapkan proyek sebaik mungkin dan kerjakan dengan tekun. Ingat, kesempatan baik ini tidak sering-sering datang loh. Maka manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana? Berani menerima tantangan? Nah anda yang merasa mentok di karir, coba ikuti petunjuk tadi. Semoga karir anda yang tadinya mandeg bisa terdongkrak. Jangan lupa selain usaha, sertai dengan doa..!</p>
<br />Posted in artikel dunia kerja, Karyawan, Perusahaan, Prestasi Kerja, tips dan trik kerja, tips kerja Tagged: artikel dunia kerja, artikel kerja, etika kerja, hubungan kerja, kualitas kerja, motivasi kerja, Prestasi Kerja, sikap kerja, tips kerja, trik dunia kerja <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/295/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/295/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/295/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=295&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/saatnya-mendongkrak-karir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menumbuhkan Loyalitas Karyawan</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/menumbuhkan-loyalitas-karyawan/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/menumbuhkan-loyalitas-karyawan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 19:29:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[informasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tindakan Atasan]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[etika kerja]]></category>
		<category><![CDATA[kerja tim]]></category>
		<category><![CDATA[konflik internal]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[menegur karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sdm]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[solusi dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Karyawan adalah aset terbesar perusahaan. Karena itu, wajar jika banyak bos yang tidak ingin kehilangan karyawannya yang berkualitas. Tetapi kesempatan berkarir yang semakin luas belakangan ini tidak mampu menahan karyawan untuk mengejar karir yang lebih baik. Apalagi jika mereka tidak mendapatkan kepuasan di tempat kerjanya saat ini. Begitu kesempatan baik itu datang, mereka tidak akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=293&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Karyawan adalah aset terbesar perusahaan. Karena itu, wajar jika banyak bos yang tidak ingin kehilangan karyawannya yang berkualitas. Tetapi kesempatan berkarir yang semakin luas belakangan ini tidak mampu menahan karyawan untuk mengejar karir yang lebih baik. Apalagi jika mereka tidak mendapatkan kepuasan di tempat kerjanya saat ini. Begitu kesempatan baik itu datang, mereka tidak akan menunda-nunda lagi untuk <em>resign</em> dan pindah kerja.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, sebagai bos, jika anda tidak ingin kehilangan karyawan yang potensial anda perlu menerapkan beberapa taktik agar mereka loyal terhadap anda dan perusahaan. Perlu anda catat, gaji besar tidak menjamin loyalitas karyawan. Ada hal lain yang saling terkait yang membuat seseorang memiliki loyalitas tinggi terhadap perusahaan. Coba simak dulu kiatnya:</p>
<p style="text-align:justify;">- Ketahuilah minat dan ketrampilan serta kemampuan masing-masing karyawan. Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka, anda jadi lebih mudah untuk memberi tugas yang sesuai dengan ketrampilan dan minat masing-masing.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-293"></span>- Tanamkan kepercayaan diri pada karyawan. Bila karyawan gagal mengerjakan sesuatu, luangkan sedikit waktu anda untuk membahas masalah yang mereka hadapi. Beri kesempatan mereka untuk mencobanya lagi saat mereka sudah mengetahui letak kesalahannya. Hal ini akan mengembalikan kepercayaan diri mereka untuk menghasilkan yang terbaik.</p>
<p style="text-align:justify;">- Jika mereka berhasil mengerjakan tugas, berikan pujian dengan tulus. Walau terkesan sepele, pujian membuat karyawan merasa dihargai dan diakui. Hal ini dapat membangkitkan semangat mereka dalam mengerjakan tugas sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;">- Berikan mereka kepercayaan dalam mengerjakan tugas. Mengontrol pekerjaan mereka boleh aja, tetapi jangan terlalu mengatur ataupun mencampuri pekerjaan karyawan. Berikan mereka kebebasan sekaligus tanggung jawab. Berikan deadline yang jelas kapan tugas-tugas tersebut harus selesai, tanpa perlu mengetahui setiap langkah mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">- Beri mereka tantangan. Cara terbaik untuk mempertahankan karyawan adalah dengan memastikan bahwa mereka terus belajar. Hindari pekerjaan yang monoton. Berikan sedikit variasi pada pekerjaan mereka. Sesekali coba beri mereka tugas yang belum pernah mereka kerjakan. Tetapi tentu saja sejauh masih sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">- Libatkan mereka dalam membuat keputusan. Dengarkan saran, pendapat dan kritik dari mereka. Dengan demikian mereka pun merasa lebih dihargai. Mereka pun akan merasa lebih memiliki perusahaan. Selain itu mereka akan merasakan kebersamaan di kantor. Cara ini terbukti dapat menumbuhkan loyalitas.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan demikian, mereka pun akan lebih betah dan merasa memiliki perusahaan (sense of belonging). Sehingga mereka akan merasa sangat keberatan bila meninggalkan kantor dan pekerjaannya saat ini. Tapi jika tawaran di luar sangat menarik dan mereka tetap memilih pindah, apa boleh buat. Sebagai atasan yang bijaksana anda tetap harus mendukung keputusannya. Yang penting sebagai atasan anda terus memotivasi dan menumbuhkan semangat loyalitas karyawan yang ada.</p>
<br />Posted in artikel dunia kerja, informasi kerja, Karyawan, Lingkungan Kerja, Prestasi Kerja, Tindakan Atasan, tips dan trik kerja, tips kerja Tagged: artikel dunia kerja, artikel kerja, etika kerja, kerja tim, konflik internal, kualitas kerja, Lingkungan Kerja, menegur karyawan, motivasi kerja, Prestasi Kerja, sdm, sikap kerja, solusi dunia kerja, tips kerja, trik dunia kerja <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=293&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/menumbuhkan-loyalitas-karyawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencermati Iklan Lowongan Kerja</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/mencermati-iklan-lowongan-kerja/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/mencermati-iklan-lowongan-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 19:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[informasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini, mencari iklan lowongan kerja relatif lebih mudah. Karena seiring dengan perkembangan teknologi, iklan lowongan kerja bukan cuma bisa anda lihat di surat kabar tetapi juga di internet. Tapi, banyaknya iklan lowongan kerja tersebut bukan berarti anda bisa mengirimkan lamaran sesuka anda. Memang, tidak ada larangan bagi anda untuk mengirimkan surat lamaran ke perusahaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=291&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Belakangan ini, mencari iklan lowongan kerja relatif lebih mudah. Karena seiring dengan perkembangan teknologi, iklan lowongan kerja bukan cuma bisa anda lihat di surat kabar tetapi juga di internet. Tapi, banyaknya iklan lowongan kerja tersebut bukan berarti anda bisa mengirimkan lamaran sesuka anda.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, tidak ada larangan bagi anda untuk mengirimkan surat lamaran ke perusahaan yang beriklan dalam mencari karyawan. Tetapi ada baiknya, anda perhatikan dulu iklan lowongan kerja itu dengan seksama. Karena perilaku mengirimkan lamaran sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan hal-hal terkait dalam iklan, akan berdampak pada biaya tinggi. Berikut ini adalah tips dalam memilih iklan lowongan kerja:</p>
<p style="text-align:justify;">- Syarat lamaran harus jelas dan terukur. Kualifikasi apa yang harus dimiliki untuk melamar di perusahaan tersebut. Misalnya persyaratan umur, pendidikan, jenis kelamin, keahlian, dsb. Hal ini perlu anda pertimbangkan. Jika tidak memenuhi salah satu syarat tersebut sebaiknya anda tidak perlu mengirimkan lamaran.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-291"></span>- Iklan tersebut harus memberi kejelasan bisnis perusahaan. Maksudnya dalam bidang apa perusahaan tersebut bergerak. Informasi ini cukup penting untuk mengukur apakah jenis bisnis perusahaan itu akan cocok untuk anda nantinya.</p>
<p style="text-align:justify;">- Menerangkan informasi perilaku kerja. Misalnya, bersedia bekerja sesuai deadline, bersedia ditugaskan ke luar kota, mampu bekerja sama dalam tim, dsb. Informasi ini penting untuk menjelaskan kepada pelamar akan tanggung jawab pelamar jika diterima bekerja kelak.</p>
<p style="text-align:justify;">- Mencantumkan manfaat yang ditawarkan. Misalnya kisaran gaji dan fasilitas yang akan diberikan. Memang tidak semua iklan mencantumkan hal ini tetapi iklan lowongan kerja yang mencantumkannya, dapat diindikasikan bahwa perusahaan tersebut telah siap menerima karyawan sebagai suatu aset. Tetapi anda pun harus menyadari, bahwa pencantuman itu menandakan bahwa anda harus bersedia bekerja keras sesuai dengan kompensasi yang akan anda terima nantinya.</p>
<p style="text-align:justify;">- Pastikan alamat perusahaan jelas sehingga anda nggak akan kebingungan mengirimkan lamaran. Lebih baik lagi, selain mencantumkan alamat perusahaan atau PO. BOX, iklan tersebut juga mencantumkan alamat email.</p>
<p style="text-align:justify;">- Batas waktu pengiriman surat lamaran jelas. Agar anda tidak buang-buang biaya dan energi untuk mengirim surat lamaran kepada perusahaan pemasang iklan, ketahui batas waktu pengiriman lamaran. Jika tanggalnya sudah lewat ya tidak usah anda kirimkan, daripada lamaran anda dicuekin.</p>
<p style="text-align:justify;">- Media tempat pemasangan iklan. Jika iklan tersebut dipasang di media terkenal dan memiliki jangkauan luas, maka kemungkinan akan banyak pelamar. Ini menandakan bahwa tingkat kompetisi akan tinggi sehingga peluang untuk diterima pun tidak begitu besar. Tetapi iklan lowongan kerja yang dipasang pada media terkenal dengan ukuran besar juga bisa menandakan perusahaan tersebut cukup bonafid. Begitu juga dengan pemasangan iklan di internet. Jika iklan tersebut di pasang di situs yang cukup besar dan terkenal, kemungkinan perusahaan yang bersangkutan cukup bonafid. Dan anda juga mesti siap-siap bersaing dengan pelamar lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan mencermati iklan lowongan kerja, paling tidak akan mengurangi resiko lamaran yang sia-sia. So, sebelum anda memutuskan mengirim lamaran, teliti dulu iklannya. Selamat meneliti iklan lowongan kerja..!</p>
<br />Posted in artikel dunia kerja, informasi kerja, Karyawan, Lingkungan Kerja, tips dan trik kerja, tips kerja Tagged: artikel dunia kerja, artikel kerja, motivasi kerja, tips kerja, trik dunia kerja <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/291/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=291&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/mencermati-iklan-lowongan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hadapi Si Iri Hati di Kantor</title>
		<link>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/hadapi-si-iri-hati-di-kantor/</link>
		<comments>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/hadapi-si-iri-hati-di-kantor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 19:22:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>forjulian</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja tim]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips dan trik kerja]]></category>
		<category><![CDATA[tips kerja]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kerja]]></category>
		<category><![CDATA[konflik internal]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas kerja]]></category>
		<category><![CDATA[masalah dalam dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[masalah dalam pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[sikap kerja]]></category>
		<category><![CDATA[trik dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://artikelduniakerja.wordpress.com/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[Dalam lingkungan kerja, anda tidak bisa menghindari interaksi dengan rekan-rekan di kantor. Anda dituntut untuk pandai bergaul dan menyesuaikan diri. Karena kepiawaian anda dalam berinteraksi plus komunikasi terbukti cukup jitu untuk mendongkrak karir anda. Tapi masalahnya, tidak semua rekan kerja itu menyenangkan loh. Bahkan berdasarkan pengalaman banyak orang, nyaris di setiap kantor ada saja rekan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=289&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalam lingkungan kerja, anda tidak bisa menghindari interaksi dengan rekan-rekan di kantor. Anda dituntut untuk pandai bergaul dan menyesuaikan diri. Karena kepiawaian anda dalam berinteraksi plus komunikasi terbukti cukup jitu untuk mendongkrak karir anda. Tapi masalahnya, tidak semua rekan kerja itu menyenangkan loh.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan berdasarkan pengalaman banyak orang, nyaris di setiap kantor ada saja rekan kerja yang bersikap tidak simpatik dan tidak menyenangkan. Di antara sikap yang tidak simpati adalah sikap sirik alias iri hati. Memang, persaingan yang cukup ketat di lingkungan kerja terkadang menimbulkan benturan-benturan di antara sesama rekan kerja. Keberhasilan seseorang tak jarang dihadapi dengan rasa iri hari dan dengki oleh rekan lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya sikap iri hati itu adalah hal yang cukup manusiawi. Karena tiap orang tentu ingin sukses juga seperti orang lain di lingkungannya. Tapi pada kenyataannya orang yang iri hati banyak yang melakukan aksi destruktif terhadap orang yang ia anggap pesaingnya. Bahkan seringkali ia menganggap pesaing sebagai musuh. Sehingga ia menumbuhkan sikap sentimen terhadap orang yang menyainginya. Tak jarang ia melakukan tindakan yang berbahaya demi memuaskan rasa iri hatinya. Misalnya memfitnah dan menyebarkan kabar buruk tentang orang yang membuatnya iri hati. Dan setiap bertemu muka ia akan pasang wajah masam. Mengerikan ya&#8230;?</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-289"></span>Nah bagaimana jika ada orang yang iri hati terhadap kesuksesan anda di kantor? Tentu sangat tidak nyaman bukan? Mungkin kalau cukup iri hati tanpa melakukan tindakan yang merugikan, tidak masalah. Tapi jika sampai bertindak di luar batas kesabaran hingga mengganggu kenyamanan anda di kantor, anda tidak bisa tinggal diam. Anda perlu siasat tersendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi ingat, menciptakan genderang permusuhan dengan si iri hati bukanlah solusi yang pas. Melabrak dan memakinya juga sangat tidak intelek. Karena tentu ia akan semakin tidak menyukai anda. Lalu bagaimana dong&#8230;? Yang terpenting, anda harus menjaga emosi. Jangan terpancing melakukan aksi balas dendam. Berpikirlahlah positif bahwa orang yang iri pada anda sesungguhnya memperhatikan anda. Lagipula emosi hanya akan membuat pekerjaan anda terganggu.</p>
<p style="text-align:justify;">Lebih baik anda fokuskan perhatian pada pekerjaan. Berikan kesan bahwa anda tidak terpengaruh oleh sikapnya. Abaikan saja segala perilakunya yang memancing emosi. Biasanya si iri hati gemar mengkait-kaitkan masalah pekerjaan dengan hal-hal yang tidak relevan, ingat jangan terpancing.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk sementara, agar lebih aman jaga jarak komunikasi dengannya. Karena memang gerah juga kalau harus berdekatan dengan orang yang selalu iri. Jika terlalu dekat dengannya dikhawatirkan masalah akan semakin meruncing. Meski demikian, jika anda terpaksa berkomunikasi dengannya bersikaplah netral. Berusahalah untuk tetap berkomunikasi dengan baik. Pada intinya anda harus fleksibel menghadapinya, kapan anda harus mendekatinya dan kapan anda harus menjaga jarak dengannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika penyakit irinya nggak sembuh-sembuh alias kelamaan, anda jangan lantas membencinya. Anda justru harus kasihan dengan orang semacam ini. Sebagai teman, sekalipun ia membenci anda, anda harus bersikap bijak. Ajak ia bicara baik-baik untuk membicarakan masalah sesungguhnya. Katakan bahwa anda pun sebenarnya masih banyak kekurangan dan masih perlu belajar. Biasanya sikap rendah hati akan membuatnya sadar bahwa anda tidak layak dibenci.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya sikap arogan akan membuatnya semakin panas dan bersemangat membenci anda. Tekankan bahwa ia tetaplah rekan kerja anda dan merupakan bagian dari tim. Katakan bahwa andapun bersedia membantunya jika ia menghadapi kesulitan. Tetapi kalau sikap baik anda tetap dihadapi dengan konfrontasi, apa boleh buat. Berarti memang ada sesuatu yang nggak beres pada dirinya. Daripada makan ati, lebih baik anda cuekin aja.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebisa mungkin hindari pembicaraan dengannya untuk meminimalkan masalah, kecuali terpaksa. Dan jangan pernah menjelek-jelekkan namanya. Bersikaplah senetral dan sebiasa mungkin. Dengan demikian, lama-lama ia juga sadar kalau sikap irinya hanya akan membakar dirinya sendiri.</p>
<br />Posted in artikel dunia kerja, Karyawan, kerja tim, Lingkungan Kerja, tips dan trik kerja, tips kerja Tagged: artikel dunia kerja, artikel kerja, konflik internal, kualitas kerja, Lingkungan Kerja, masalah dalam dunia kerja, masalah dalam pekerjaan, motivasi kerja, Prestasi Kerja, sikap kerja, tips kerja, trik dunia kerja <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/artikelduniakerja.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/artikelduniakerja.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/artikelduniakerja.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/artikelduniakerja.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/artikelduniakerja.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/artikelduniakerja.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/artikelduniakerja.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/artikelduniakerja.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/artikelduniakerja.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/artikelduniakerja.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/artikelduniakerja.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/artikelduniakerja.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/artikelduniakerja.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/artikelduniakerja.wordpress.com/289/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=artikelduniakerja.wordpress.com&amp;blog=9245672&amp;post=289&amp;subd=artikelduniakerja&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/15/hadapi-si-iri-hati-di-kantor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/19a5ef8568a87db5e147c81f38da532f?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">forjulian</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
