jump to navigation

Mengatasi Konflik dalam Tim August 31, 2009

Posted by forjulian in Karyawan, Tindakan Atasan.
Tags: , , ,
trackback

Konflik atau perselisihan memang hal manusiawi yang bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Terlebih di lingkungan kantor yang sarat dengan atmosfir persaingan. Perbedaan karakter, ketidaksesuaian pendapat, dan penafsiran suatu ide merupakan beberapa hal yang kerap menimbulkan konflik di kantor. Tetapi jika konflik tersebut dibiarkan berlarut-larut tentu akan merusak suasana kerja dan menghilangkan makna persaingan yang sehat.

Lalu bagaimana jika anggota tim Anda terlibat konflik yang cukup serius? Membiarkan mereka menyelesaikan sendiri tentu bukan langkah tepat. Sebagai pimpinan dari sebuah tim, Anda tentu harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan ketegangan dan konflik yang terjadi di antara mereka.

Berikut ini adalah tips bagi Anda untuk membantu mengatasi konflik dalam tim:

Akhiri pertengkaran

Hentikan percakapan tegang yang sedang terjadi. Terangkan pada kedua belah pihak bahwa mereka harus menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan pertikaian ini. Tekankan pada mereka bahwa ‘perdebatan’ tidak akan menyelesaikan masalah.

Dengarkan masalah mereka satu persatu

Mintalah mereka untuk menceritakan masalahnya satu persatu. Saat masalah dikemukakan oleh satu orang, yang lain harus mendengarkan dengan cermat supaya tak terjadi salah paham. Setelah masing-masing pihak mengeluarkan ‘suara’, carilah kesesuaian atau kesepakatan, hingga tercapai kesamaan tujuan. Pokoknya, jangan ada pertengkaran dalam mencari solusi.

Putuskan apa masalahnya

Setelah masing-masing pihak mengungkapkan penjelasan, tanyakan apa yang diinginkan oleh masing-masing pihak. Misalnya apa yang diinginkan A? Apa yang diinginkan B? Dengarkan apa kata si A dan si B, dan pahami problemnya. Setelah jawaban terkumpul, rumuskan apa masalah yang sedang terjadi.

Pimpin tim Anda menuju suatu resolusi

Setelah rumusan masalah telah Anda buat, perhatikan dan cari ‘wilayah persetujuan’. Biarkan kedua belah pihak merenungkan masalah yang mereka hadapi. Kemudian pastikan wilayah perseteruan. Lalu, carilah solusi menang-menang, supaya semua pihak senang. Tentu saja, mesti ada kompromi di antara pihak-pihak yang bersitegang. Yakinkan bahwa kompromi dan negosiasi memang harus dilakukan.

Langkah-langkah di atas diyakini akan membawa tim Anda menuju ke sebuah persetujuan dan berakhirnya sebuah konflik. Jika semua ketegangan telah berakhir, ambil persetujuan untuk beralih ke tahap kerja berikutnya.

Ingat, kemampuan Anda untuk mengatasi konflik di dalam tim adalah kunci sukses kepemimpinan. Bila Anda berhasil melewatinya, maka keahlian manajemen Anda telah teruji dengan baik. Belajar dan asahlah terus kemampuan Anda mengelola tim kerja Anda. Siapa tahu, promosi sudah di depan mata.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: