jump to navigation

Petualangan Saat Menuju ke Kantor August 31, 2009

Posted by forjulian in artikel dunia kerja, artikel kerja, Artikel lama tapi oke, Karyawan, Tindakan Atasan, tips kerja.
Tags: , ,
trackback

Apakah anda merasa sangat jenuh setiap kali berangkat ke kantor? Jenuh melewati jalan yang sama setiap hari, jenuh menghadapi kemacetan lalu lintas, dan jenuh melihat wajah yang itu-itu saja setiap hari…! Akibatnya anda pun kehilangan semangat berangkat ke kantor.

Jenuh yang anda rasakan seperti itu cukup manusiawi. Namun sebagai manusia berakal budi anda harus segera mengatasinya. Anda harus bisa menikmati hari-hari anda menjelang keberangkatan ke kantor. Hingga anda memiliki energi dan kekuatan untuk sampai di kantor dan menyelesaikan tugas yang telah menanti, meskipun anda melewati jalan yang sama setiap harinya.

Untuk mengatasi kejenuhan anda, ada satu cara yang bisa anda tempuh, yaitu berpetualang. Tentu saja bukan berpetualang dalam arti sesungguhnya. Mungkin anda bisa mencontoh seorang pendaki gunung sejati. Meskipun ia mendaki gunung yang sama berkali-kali, namun ia tak pernah merasa bosan mendakinya. Karena, ia tahu cara menikmati setiap jengkal pendakian.

Bagi seorang pendaki yang tentu saja berjiwa petualang, setiap pendakian memiliki tantangan yang berbeda. Tak ada kabut yang sama dan tak ada pohon yang tak semakin rimbun atau tak gugur. Karena kondisi alam memang tak pernah sama setiap harinya. Kalau kemarin mendung, mungkin besok cerah atau bahkan hujan.

Nah biar anda nggak jenuh setiap kali berangkat ke kantor, coba jadikan perjalanan anda ke kantor sebagai petualangan pribadi. Caranya? Mudah sekali! Coba deh setiap kali anda berangkat ke kantor, amati setiap jalan dan jarak yang anda tempuh. Lihatlah wajah-wajah yang anda temui di jalan. Perhatikan ekspresi mereka masing-masing, ada yang cemberut, mengernyitkan dahi, bahkan tersenyum-senyum sendiri. Seperti halnya anda, mereka pun sibuk dan tenggelam dalam pikiran masing-masing. Ehm kalo ada cewek atau cowok cakep bisa juga tuh dilirik.

Lihat juga perubahan yang terjadi di setiap sudut jalanan. Rasakan kehangatan atau sengatan matahari pagi saat anda menunggu bus kota. Dan lihatlah mobil-mobil mewah yang berseliweran di setiap badan jalan. Kalau perlu bayangkanlah anda yang berada di dalam mobil mewah itu. Perhatikan juga gumpalan asap knalpot kendaraan yang mengotori udara pagi. Dengarkan deru kendaraan yang meraung-raung saling mendahului kendaraan lainnya. Begitu juga teriakan lantang kondektur yang menyebutkan tujuan busnya. Hayati detik-detik menanti lampu hijau di perapatan jalan.

Nikmati setiap tanda-tanda kehidupan di pagi hari. Lihatlah dan dengarkan semua, buka mata dan telinga anda lebar-lebar. Nikmati semuanya tanpa beban apapun, tanpa perlu memikirkan baik buruknya. Jangan bebani diri anda dengan pikiran kalau ini harusnya begini, kalau itu harusnya begitu.

Nikmati semuanya tanpa beban, sampai perjalanan anda ke kantor berakhir. Dan saat anda sampai di gerbang kantor, anda boleh bernafas lega. Anggaplah anda telah sampai di puncak pendakian. Dan anda pun siap menghadapi tantangan di puncak pendakian tersebut. Setiap kali anda sampai di puncak pendakian, berarti anda telah berhasil mengusir kebosanan anda selama perjalanan. Anda mau mencobanya…?

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: