jump to navigation

Saat Adu Pendapat Pendapat dengan Bos August 31, 2009

Posted by forjulian in Artikel lama tapi oke, Karyawan, Lingkungan Kerja, Perusahaan, Tindakan Atasan, tips kerja.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

Dalam dunia kerja, anda dituntut untuk memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga tempat anda bekerja. Salah satu caranya adalah dengan menyumbangkan saran dan pendapat anda bagi kemajuan perusahaan. Semua pasti setuju bahwa berbeda pendapat adalah hal biasa. Karena tentu anda memiliki pendapat pribadi yang berbeda dengan pendapat rekan anda yang lain.

Tetapi bagaimana bila berbeda pendapat dengan bos atau atasan anda? Bos maunya A sementara anda berpendapat B. Namun anda sendiripun merasa nggak enak hati bila tidak menyetujui pendapat bos. Memang selama ini yang terjadi, staf atau anak buah cenderung manut dan menyetujui pendapat atasannya.

Menurut Linda Carpenter, Psikolog dan Pelatih Eksekutif di Portland, rata-rata staf di perusahaan selalu bilang ‘ya’ terhadap pendapat bosnya hanya untuk dianggap karyawan yang baik. Padahal, menurut Linda, anda tidak harus selalu setuju dengan bos. “Jika anda selalu setuju akibatnya justru akan fatal, anda akan kehilangan kredibilitas,” kata Linda.

Cara yang paling bijak menanggapi pendapat bos, berikan persetujuan anda jika anda memang setuju. Tetapi belajarlah untuk berdiplomasi jika anda berbeda pendapat dengan bos. Misalnya dengan berkata, “Pada dasarnya saya setuju, tetapi….” . Ingat, sesungguhnya seorang bos memang merasa senang jika pendapatnya disepakati oleh anak buahnya. Karena tentu ia merasa memiliki otoritas penuh dalam mengeluarkan pendapatnya. Apalagi jika saran dan pendapatnya disertai dengan pujian, “Hebat sekali….!

Namun, anda pun berhak tidak setuju. Sejauh ini, tidak ada peraturan yang memuat sanksi hukuman bagi para staf yang berbeda pendapat dengan atasannya. Karena mengeluarkan pendapat adalah hak asasi setiap insan di alam demokrasi ini. Namun, yang paling penting, jika anda memang tidak sependapat dengan bos, tawarkanlah ide lain sebagai solusinya.

Perlu anda waspadai, jangan sekalipun melecehkan pendapat bos yang berbeda dengan anda. Siapapun tidak suka jika dilecehkan, apalagi dia seorang bos, atasan anda! Maka sekalipun anda berbeda pendapat, kemukakanlah dengan penuh sikap hormat.

Percayalah, berbeda pendapat dengan bos, tidak akan menyebabkan anda dipecat. Nah sekarang, nggak perlu takut berbeda pendapat dengan bos. Asal anda bisa menyikapinya dengan bijak dan hormat, why not? Toh pada akhirnya akan ada kesepakatan dalam menyikapi perbedaan ini.

Comments»

1. komang - June 18, 2010

terimakasih .


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: